Hipertensi Pada Anak-Anak

Hipertensi memang dikenal sebagai penyakit orangtua. Namun, anak-anak bahkan seorang bayi baru lahir juga bisa terkena. Anak-anak yang bertubuh tinggi biasanya beresiko lebih besar terkena hipertensi dibandingkan anak yang bertubuh lebih pendek seusianya. Meskipun kasusnya di Indonesia relatif kecil (kurang dari 1%), anak-anak yang masuk kelompok ini bisa mengalami masalah serius.

Tinggi-rendahnya tekanan darah pada anak-anak ditentukan dengan menghitung batas persentil antara tinggi badan dan usianya. Seorang anak dikatakan terkena darah tinggi apabila tekanan darahnya lebih tinggi sampai batas 5% di atas persentil ke 95. American Heart Asociation (AHA) merekomendasikan agar anak berusia diatas 3 tahun melakukan pemeriksaan tekanan darah setahun sekali. Untuk mengenali hipertensi pada anak-anak (tanpa mengukur tekanan darah), ada gejala-gejala yang perlu diperhatikan. Gejala yang muncul berupa sakit kepala, pusing, muntah dan badan menjadi lemas.

Hipertensi pada anak-anak tergolong hipertensi sekunder, artinya disebabkan oleh faktor lain. Faktor penyebabnya juga jelas seperti penyakit ginjal (hampir 80% kasus), kelainan jantung dan pembuluh darah. Kelainan sistem endokrin dan gangguan sistem saraf juga bisa mengakibatkan hipertesi pada anak-anak. Yang melegakan dari hipertensi pada anak-anak adalah penyakit ini bisa disembuhkan jika faktor penyebabnya bisa disingkirkan.

Pola makan tidak sehat, terutama yang dialami anak-anak yang beranjak dewasa, bisa memicu hipertensi. Anak-anak biasanya senang mengkonsumsi makanan siap saji atau junk food. Jenis makanan tersebut memiliki kandungan garam dan lemak tinggi. Karenanya, penting untuk membangun pola makan sehat sejak usia dini.

Selain makanan, orang tua sebaiknya mengusahakan anak-anaknya tidak terlalu sering terpapar asap rokok. Perokok pasif lebih banyak terkena efek samping dari asap rokok. Usahakan pula agar anak memiliki aktivitas sehingga mereka tetap aktif dan berolahraga. Perhatikan bagaimana anak-anak tidur, apakah ada masalah atau tidak. Sebab gangguan tidur seperti sleep apnea, yaitu gangguan tidur berupa ngorok dan sindroma tidur tidak lelap karena sistem pernafasan tersumbat. Hal-hal ini akan menghindarkan terjadinya hipertensi.


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Ciri-Ciri Darah Tinggi and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *